Budget Trip Jepang 7 Hari di Bawah 10 Juta
9 April 2026 · 5 menit baca
Baru-baru ini, saya mendengar cerita dari teman saya yang berhasil melakukan perjalanan ke Jepang selama 7 hari dengan budget di bawah 10 juta rupiah. Saya langsung penasaran dan ingin tahu bagaimana caranya. Setelah melakukan beberapa penelitian dan wawancara dengan teman saya, saya menyadari bahwa liburan ke Jepang dengan budget terbatas memang sangat memungkinkan.
Perencanaan yang Tepat
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah perencanaan yang tepat. Teman saya memulai perjalanan dari Jakarta ke Tokyo dengan menggunakan pesawat murah, yaitu AirAsia. Harga tiket pesawat pulang-pergi hanya sekitar 5 juta rupiah. Selain itu, dia juga memesan akomodasi di hostel yang murah, yaitu sekitar 200.000 rupiah per malam. Dengan demikian, biaya akomodasi untuk 7 hari hanya sekitar 1,4 juta rupiah.
Setelah memesan tiket pesawat dan akomodasi, teman saya kemudian memikirkan tentang transportasi di Jepang. Dia memutuskan untuk menggunakan kartu Suica, yaitu kartu prabayar yang dapat digunakan untuk naik kereta dan bus di Jepang. Harga kartu Suica hanya sekitar 2.000 yen, atau sekitar 200.000 rupiah. Dengan kartu Suica, dia dapat dengan mudah berkeliling kota Tokyo dan mengunjungi tempat-tempat wisata tanpa harus khawatir tentang biaya transportasi.
Wisata Murah di Jepang
Jepang memiliki banyak tempat wisata yang menarik dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Teman saya mengunjungi beberapa tempat wisata yang populer, seperti Shibuya Crossing, Tokyo Tower, dan Meiji Shrine. Biaya masuk untuk tempat-tempat wisata tersebut relatif murah, yaitu sekitar 500-1.000 yen, atau sekitar 50.000-100.000 rupiah.
Di samping itu, Jepang juga memiliki banyak taman dan kebun yang indah dan gratis untuk dikunjungi. Teman saya mengunjungi beberapa taman, seperti Shinjuku Gyoen dan Yoyogi Park, yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. Dengan demikian, biaya wisata dapat ditekan dan liburan dapat menjadi lebih murah.
Makanan Murah di Jepang
Makanan di Jepang dapat menjadi biaya yang besar, tetapi ada beberapa cara untuk menghemat biaya makanan. Teman saya memutuskan untuk membeli makanan di konbini, yaitu toko serba ada yang menjual makanan dan minuman. Harga makanan di konbini relatif murah, yaitu sekitar 500-1.000 yen, atau sekitar 50.000-100.000 rupiah.
Di samping itu, teman saya juga memutuskan untuk memasak sendiri di hostel. Dia membeli bahan makanan di supermarket dan memasak sendiri di dapur hostel. Dengan demikian, biaya makanan dapat ditekan dan liburan dapat menjadi lebih murah.
Kesimpulan
Dari pengalaman teman saya, kita dapat melihat bahwa liburan ke Jepang dengan budget terbatas memang sangat memungkinkan. Dengan perencanaan yang tepat, wisata murah, dan makanan murah, kita dapat menikmati liburan di Jepang tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Jadi, jika Anda ingin liburan ke Jepang dengan budget terbatas, jangan ragu untuk mencoba tips dan rekomendasi di atas. Anda pasti dapat menikmati liburan yang menyenangkan dan tidak terlalu mahal.
Setelah membaca cerita teman saya, saya merasa sangat terinspirasi dan ingin mencoba liburan ke Jepang dengan budget terbatas. Saya yakin bahwa dengan perencanaan yang tepat dan tips yang baik, kita dapat menikmati liburan di Jepang tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Jadi, jika Anda ingin liburan ke Jepang dengan budget terbatas, jangan ragu untuk mencoba dan menikmati pengalaman yang luar biasa.
